Saturday, January 14, 2012

Bertemu jangan jemu berpisah jangan resah…
Benarlah kata hati
Yang ditinggalkan lebih sepi
Dari yang pergi
tanpa suara
aku berbicara
lontaran rasa
bukan rahsia
moga bisa
kau membaca
nukilan pena
mentafsir makna

inilah aku
lidahnya kelu
anganku seribu
tapi tak mampu
biar ku simpan di dalam kalbu
hanya kerana bicara diriku bisu.
Setiap orang punya rasa cinta. Tapi tak semua orang dapat merasai cinta. Setiap orang pernah bercinta. Tapi tak semua mampu mengecapi bahagia.
jiwamu bukan jiwaku
jiwaku bukan jiwamu
bukan jiwaku jiwamu
bukan jiwamu jiwaku
Jiwamu tetap jiwa mu
Jiwaku tetap jiwaku …
Walau kita sama sebagai insan didunia
Tapi kita tetap x sama dari segala segi
Saat getir lentera Hati terusik Terguris
setitik luka kan menanah sakit Pedih nya,
Bias terbias ku Hempas biar kibas bebas
rasa sesak menyimpan Rasa tak terluah
Sayang...
biar perit menanggung rindu....
biar sepi membelenngu jiwa...
tetap ku akan melangkah...
meninggalkan segala impian..
yang kita dambarkan..
biarlah segala berkecai...
sungguh aku x punya kekuatan...
untuk meneruskan
rela sendiri.....
dari dirikan istana kaca
yang akan melukakan kita berdua...
maafkan lah.....

Perit yang menangung rindu tetap kita rasa bersama
Sepi yang engkau rasa ku juga merasa yang sama
Kalau pilihan mu tetap melangkah pergi
Tinggalkan ku sendirian bersama mimpi & impian kita besama
Apakan daya ingin ku menahan mu….
namun engaku tetap belalu pergi tinggalkan ku tanpa sebarang kata
impian istana kaca yang ingin kita bina..akhirnya berkecai jua tanpa dicipta
ku maafkan mu …kerana sayang..pergilah kasih ….
Ku merelakan….demi kebaikan bersama
Aku ingin menjadi bintang-bintang polaris
Yang sentiasa teguh menyinari dan setia menamani
Walau musim berubah
Walau apa juga keadaannya
Izinkan aku terus merinduimu
Izinkan aku terus menyayangimu
Izinkan aku terus setia disisimu
Kita memerlukan sesaat untuk mengenali sesorang
Kita memerlukan seminit untuk menilai sesorang
Tapi kita memerlukan seumur hidup untuk melupakan sesorang
diam ku bukan x bersuara
diam ku juga bukan suka-suka dan bukan saja saja
diam ku juga mengalak dari segala bahaya,"kerana mulut badan binasa"
sbnarnya x ade idea untuk berkata-kata ditambah pula dengan kerja
lebih baik ku berdiam saje daripada tersalah bicara..
kerana ituk lebih baik takut ninti orang terasa
Mata memandang,
Minda menaksir,
Hati berkata-kata,
Mulut masih membisu,

Siapakah yang bijak menyelongkar,
Melalui kebisuan tanpa suara,
Tanpa reaksi masih sepi seperti dulu
Bisu
Apakah itu bisu?
Adakah bisu kerana tidak dapat berkata?
Ataupun menjadi bisu setelah banyak berkata-kata?

Bisu, membisu, terbisu dan dibisukan,
Semuanya adalah sama
Kesan yang tiada beza
Apakah pilihan yang ada

Bisu
Bukanlah satu isu
Masih mampu menelan tiramitsu
di cicah bersama air susu
dan ku masih disitu tetap diam membisu

Bisu, membisu, terbisu dan dibisukan,
Semuanya adalah sama
Jiwaku resah
dilanda gelombang masalah
lalu aku tersungkur
di tengah permasalahan
yang masih berlagu sedih

Oh jiwaku......
Jiwa2 sepi
rindukan dunia itulah kesengsaraan
menghapus batas-batas keimanan
menghilangkan pedoman kehidupan
rindukan kasihNYA itulah kenikmatan
kembali teguhkan kelemahan
tambah tinggikan kebaikan
Ku lakar isi hatiku dengan air mata
Ku lakari ia pada langit kehambaan
Tiada kata yang dapat ku lafazkan
Hanya titis air mata bicara segalanya
Ku kutip sisa-sisa janji
Yang kau lemparkan…
Biarpun pedih
Ku terima jua…
Aku mencari cinta yang satu
Penawar lara kalbu.
Siapakah wajah yang mengusik?
Siapakah dia yang hadir?
Tanpa isyarat mengetuk hati.
Buat aku tersenyum sendiri...
Kehidupan harus lebih bererti
Rupa tanpa nama
Bagai raga tidak berjiwa
Diam bukan bererti ku marah
Diam bukan bererti ku kalah
Tapi mencari jawapan yang tiada
Agar tiada yang tersalah
Kerana kita manusia biasa
Sering kali tersalah langkah
Diam bukan bererti ku marah
Diam bukan bererti ku kalah
Tapi mencari jawapan yang tiada
Agar tiada yang tersalah
Kerana kita manusia biasa
Sering kali tersalah langkah
andainya engkau tahu hati ini
pasti kau akan bersimpati
andainya aku sudah pergi
tidak dapat lagi aku kembali

kata-kata ini hambar sekali
bukan kerana kecewa dihati
tetapi untuk mengingatkan hati
bahawa kita akan mati
dalam hati ada taman,
dalam taman ada intan,
dalam intan ada berlian,
dalam berlian ada..?
mungkin kah
dalam berlian ada mutiara,
dalam mutiara ada tangisan
Padi muda jangan dilurut
Kalau dilurut pecah batangnya
Hati muda jangan diturut
Kalau diturut salah datangnya

hati muda jangan diturut
kalu dturut salah datangnya....
Kalau sudah nafsu diikut
hancur lah badan musnahlah nyawa
Cinta
Seperti matahari
Memberi Tanpa mengharap Kembali
Tidak memilih Siapa untuk Disinari
Dan Yang Lebih penting Sentiasa Memberi Kehangatan di Hati..
Sahabat
Kasihmu secantik bintang malam
Menghadirkan suatu keindahan
Walau adakala hanya sebentar Cuma
Aku bertuah bias memandang kelip cahayamu
Kadang kala cinta ibarat ikan dilautan
Menyusuri dasar laut dengan hati yang tabah
Akhirnya pasrah pada ombak yang menganas
Tak terkata melalui bibirku,
Tak terbicara melalui jiwaku,
Betapa aku amat memerlukanmu
Pucuk putat layu
Pucuk pauh kembang
Duduk dekat malu
Duduk jauh bimbang
Saat getir lentera Hati terusik Terguris
setitik luka kan menanah sakit Pedih nya,
Bias terbias ku Hempas biar kibas bebas
rasa sesak menyimpan Rasa tak terluah
‎"Bingkisan Doa"
Dengan nama ALLAH yang Maha Pengasih, lagi Maha Penyayang,
Ya TUHAN-ku,aku akui kekuasaan-MU,nikmat,lagi rahmat,buat diri-ku tak
terbalas olehku,Ya ALLAH.
Ya TUHAN-ku, hamba-MU ini mensyukuri rahmat yang KAU beri,umpama rezeki,,melimpah-ruah ya ALLAH.Alhamdulillah.
Dengan rahmat-MU ,Ya ALLAH, KAU pertemukan kami, maka,satukanlah hati kami titipkanlah rindu antara kami,mekarkanlah cinta antara kami.Lantas peliharalah kami
Ya ALLAH,dari bisikin iblis yang dating mengoda,agar kami sentiasa teguh dalam syariat agama..
Ya RAHIM,permudahkanlah jalan jodoh kami,serta dipemurahkan rezeki kami
Jadikanlah kami antara pasangan yang bersyukur.Dengan rahmat-MU,ya ALLAH,lagi,sinarilah hati kami,dengan nur iman yang bergemerlapan,agar kami tidak hanyut,dengan godaan dunia,yang hanya pinjaman semata.
Amin, amin.Ya Rabbil A’lamiin.
Langkah demi langkah
kita bertemu dan akan berpisah
adakah ini penghujung kisah?
Pertemuan yang sedetik ini
diwarnai berjuta kisah
akan tiba saat kita berpisah
entahkan bersua entahkan tidak
‎"Tanya sama hati pernahkah merindu
Ingat masa lena apa mimpimu
Masa berjauhan apa nan dikenang
Bila difahamkan itulah sayang"~~~
PadaMu Tuhan
Kan kuserahkan cinta kepadaMu

Tuhan layarkanku ke arah cintaMu
Tuntuniku menggapai redhaMu
Rimbunan kasihMu ku berteduh
KepadaMu ya Tuhan
Berikan secebis keinsafan
Bekalan sepanjang perjalanan
Mencari ketenangan
Ku resah mencarimu dengan akal
Dengan bersama sifat-sifat pinjaman
Kau ku rasakan semakin menjauh
Tersesatlah aku dalam rindu mu

Ku satukan firasat mencari mu
Dan ku terlontar di penghujung alam
Kau masih tidak dapat ku jejaki
Betapa malangnya nasib ku
Tak terasa bila dia pergi,
Tapi sayu bila dia tak kembali,
Mencarinya dengan hati yang suci,
Lebih indah dari memiliki tapi tak menghargai...

Hadirnya tanpa seruan,
Perginya tanpa alasan,
Kejarlah ia sebelum hilang dari pandangan,
Kerana hadirnya anugerah yang tiada tandingan
Aku rela untuk membisu
Lafaz ini biarlah trsimpul kukuh di dasar hati
Ku lafazkan sekadar tingkah tanpa suara
Menunjukkn apa yang tersirat di hati
Sampai masanya kebisuan ini akan memecah sunyi
Lantaran aku tidak lagi tega untuk membisu
Kerana aku...tidak selamanya membisu
Anak dara mandi perigi
mandi senja sangat dilarang
cinta datang dan cinta pergi
tinggalkan daku menangis seorang
Usah berkata..
Andai katamu hanya membuat luka
Usah berbicara..
Andai bicaramu penambah bara,
Usah berbahasa..
Andai bahasamu hanyalah berpura nista
Cinta Tiada Akhirnya

Direntap kasih jiwa ini
Sinara mata menusuk hati
Tak terlepas dek sanubari
Tak kan terungkai ikatan sejati
Namun… kesempurnaan masih bertatih
Gelombang jiwa musykill angkara
Rasukan nista adat dunia
Menerobos rasuk di ruang minda
Resah dan gundah mencalar rencana
Dan terus ku tatap bayang rindu
Ku gagahi setiap gelagat
Ku pohon doa kurniaan iradat
Ku tatapak hati lorongan kudrat
Kasihmu ku paut ku genggam erat
Kini resah menghilang rindu mendatang
Persada cinta seteguh dunia
Resapan rindu usapan bayu
Kasih membara sinaran mutiara
Ku yakini dirimu bernafas cintaku
Ku rela…
Cinta Tiada Akhirnya……
bisu bukan tandanya tiada jawapan..
bisu juga menunjukkan persoalan..
bisu dengan setiap pertanyaan..
bisu juga bisa mengelirukan

Friday, January 13, 2012

Berkatalah,
Andai katamu mengundang suka di hati nestapa..
Berbicaralah,
Andai bicaramu mengundang mesra saudara..
Berbahasalah,
Andai bahasamu benar belaka
Jika kita mencintai seseorang, kita akan sentiasa mendoakannya walaupun dia tidak berada di sisi kita
didada langit ku lukis namamu
didada hati ku ukir cintamu
dalam diam kau ku rindu
duhai kasih, dimanakah dirimu
Kehidupan

Kadangkala kita rasa sendirian
walhal kita berteman
kadangkala kita rasa sunyi
walhal kita ada rakan
kadangkala kita rasa kesorangaan
Walhal kita punya kawan

Kehidupan
bukan seindah
bukan setenang
dan bukan juga
seperti yang direncanakan

ia penuh dengan dugaan
ia penuh dengan kebingungan
namun
itulah kehidupan
yang menjanjikan pengalaman
yang menjanjikan sebuah kenangan

namun
sebuah kehidupan
akan terencana dengan sebuah pengertian
Pengertian ...
akan hakikat satu rasa ....CINTA.....
Jika dikata pagi itu suci
Suci lagi pengorbanan&Keikhlasan
Jika dikata pulau itu indah
Indah lagi sebuah pertemuan
Jika dirasa mutiara itu bernilai
Bernilai lagi sebuah Perhubungan.. —
Bicara Hati Hati Ke Hati Aku Suka Hati
Kalau Ada Yang Tak Puas Kita Cite Sampai Esok Pagi
Saraf terasa pilu,
Urat terasa sayu,
Otak termangu-mangu,
Lidah terasa kelu,
Seluruh tubuh mula melesu...
Tanpa cinta itu rindu itu saksi
Rindu itu bukti hanya cinta itu dihati
Hingga hujung nafas ku nanti
Biar ku merindu asalkan ku tak Jemu
Biar ku memuja asal kan ku tak Lupa
Pertemuan yang sedetik ini
diwarnai berjuta kisah
akan tiba saat kita berpisah
entahkan bersua entahkan tidak
Wajah tampan bukan ukuran
namun kebaikan jadi Idaman
ke Cantikan adalah hiasan
namun bukan untuk pujian
Ada KeKesalaan Dalam Hati,Ada Keresahaan Melanda Diri,Diam kini Menguasai Diri…Tak Terdaya Untuk ku Fikirkan…Jadi Ku biarkan ...Diam MenguasaiNya…
tanpa suara
aku berbicara
lontaran rasa
bukan rahsia
moga bisa
kau membaca
nukilan pena
mentafsir makna

inilah aku
lidahnya kelu
anganku seribu
tapi tak mampu
biar ku simpan di dalam kalbu
hanya kerana bicara diriku bisu
Tatapan itu ku terpaku,
Sungguh lidahku terkelu,
tatkala si dia tersenyum padaku
Bisu tanpa suara,
Suara tanpa bicara,
Bicara tanpa kata